Pebayuran Bekasi - Semangat menjaga persaudaraan dan kondusivitas mewarnai tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Karang Haur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
Tiga bakal calon Kepala Desa Karang Haur, yakni Abdul Rohim alias Noing, Juhendi Sulaeman, ST, dan Solehudin, kompak menggelar Deklarasi Pilkades Damai di Aula Kantor Desa Karang Haur, Rabu (2/9/2026).
Deklarasi tersebut menjadi momentum bagi ketiga kandidat untuk menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan serta menciptakan suasana Pilkades yang aman, tertib, damai, dan kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, ketiga bakal calon menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkades dengan mengedepankan sportivitas serta menghormati pilihan masyarakat.
Abdul Rohim alias Noing mengatakan, perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, menurutnya, persatuan masyarakat Desa Karang Haur harus tetap menjadi prioritas.
“Pilkades ini adalah pesta demokrasi masyarakat, beda pilihan boleh, tetapi persaudaraan dan persatuan harus tetap kita jaga,” ujarnya.
Senada dengan itu, Juhendi Sulaeman, ST, menegaskan pentingnya menjaga suasana Pilkades agar tetap aman dan kondusif.
Ia mengajak seluruh pendukung dan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah.
“Kami sepakat menjaga Pilkades Karang Haur tetap damai. Siapa pun yang nantinya mendapat amanah dari masyarakat, kita harus tetap bersama membangun Desa Karang Haur,” katanya.
Sementara itu, Solehudin menyampaikan bahwa deklarasi damai bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan masyarakat selama seluruh proses Pilkades berlangsung.
Ia berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak, tanpa adanya tekanan maupun perpecahan di tengah warga.
“Yang paling utama adalah menjaga silaturahmi dan persatuan, jangan sampai karena perbedaan pilihan, hubungan antarwarga menjadi renggang,” ungkapnya.
Deklarasi Pilkades Damai ini pun mendapat perhatian masyarakat. Ketiga bakal calon diharapkan dapat menjadi contoh dalam menjalankan demokrasi yang sehat, santun, dan bermartabat.
Dengan semangat beda pilihan tetap bersaudara, seluruh tahapan Pilkades Karang Haur diharapkan dapat berjalan lancar hingga proses pemungutan suara nanti.
Karena pada akhirnya, pesta demokrasi bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi tentang bagaimana seluruh masyarakat tetap bersatu dan bersama-sama membangun Desa Karang Haur menjadi lebih baik.
(Ling)

0 Komentar